Dalam upaya melestarikan budaya dan menanamkan kecintaan terhadap kesenian tradisional sejak usia dini, anak-anak di Desa Gunaksa kembali melaksanakan latihan rutin semarpagulingan pada hari Sabtu, 5 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 16.00 WITA dan pada hari Minggu, 6 Juli 2025 pada pukul 08.00 – 10.00 WITA bertempat di Jaba Pura Dalem Pakenca, Desa Gunaksa.
Latihan semarpagulingan ini merupakan bagian dari program pembinaan seni budaya desa, yang bertujuan membina generasi muda agar tetap mengenal, memahami, dan mampu menampilkan seni karawitan Bali, khususnya gamelan semarpagulingan yang memiliki ciri khas lembut dan mendayu-dayu.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap minggunya ini diikuti oleh puluhan anak-anak dari berbagai banjar di Desa Gunaksa. Dengan semangat dan antusiasme, para peserta berlatih memainkan berbagai instrumen gamelan seperti gangsa, kendang, ceng-ceng, dan suling, di bawah bimbingan pelatih seni karawitan lokal yang berpengalaman.
Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi anak-anak, seperti belajar disiplin, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab terhadap warisan budaya leluhur.
Pemerintah Desa Gunaksa memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat para peserta serta dukungan para orang tua yang setia mendampingi. Diharapkan, melalui latihan-latihan ini, tumbuh bibit-bibit seniman muda yang mampu membawa nama baik desa di berbagai ajang seni budaya, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Mari kita dukung terus kegiatan positif ini demi keberlanjutan budaya Bali.